BAGI LOE YANG MAU JADI PENERBANG
Penerbang atau pilot
merupakan profesi
dengan tanggung
jawab besar. Bagaimana tidak, nyawa ratusan
penumpang di udara tergantung dari
kemahiran sang pengemudi pesawat terbang.
Oleh karena itu, bisa dibilang pilot adalah
mereka yang terpilih.
Faktor itu pula yang menjadikan tidak mudah
untuk masuk ke sekolah penerbang. Selain
kondisi fisik yang prima, dibutuhkan
kemampuan berpikir yang cepat dan tepat.
Apa saja syarat bagi yang tertarik masuk
sekolah penerbang? “Jurusan harus IPA.
Kemudian tinggi badan untuk perempuan
minimal 165 cm dan laki-laki 170 cm,” kata
Biyan Barlian, salah seorang instruktur di
Loka Pendidikan dan Pelatihan Penerbang
Banyuwangi (LP3B).
Seorang penerbang, lanjut Biyan, juga harus
memiliki pengelihatan yang mumpuni. “Jadi
saat di ketarunaan mata tidak boleh minus.
Tetapi setelah lulus boleh pakai kacamata,”
ujarnya.
Bambang S Ervan, Kepala Pusat Komunikasi
Publik Kementerian Perhubungan, menilai
kalau hanya syarat-syarat dasar atau
kemampuan umum banyak orang yang mampu
menjadi pilot. Namun ada ujian yang tidak
mampu dilalui para calon siswa di sekolah
penerbangan yaitu tes bakat.
“Salah satunya adalah simulasi ketika
menghadapi masalah. Harus cepat dan tepat
dalam mengambil keputusan. Namun ternyata
banyak yang justru mendapat penilaian lari
dari masalah,” tegas Bambang.
Jika sudah berhasil masuk sekolah
penerbangan, maka bukan berarti perjuangan
sudah selesai. Siswa harus menjaga disiplin
dengan baik.
“Murid-murid harus disiplin. Keras, tapi tidak
dengan kekerasan. Kalau terlalu lembek,
kepala sekolahnya saya evaluasi. Kalau
kepala sekolahnya keras, itu memang pesan
saya. Harus tegas, karena nantinya pilot
membawa nyawa,” ucap Santoso Eddy
Wibowo, Kepala Badan Pengembangan
Sumber Daya Manusia Kementerian
Perhubungan.